1) |
Calon Pemilik Stokis sudah menjadi member PT. Melia Nature Indonesia. |
2) |
Calon Pemilik Stokis sudah mempunyai jaringan yang besar minimal 100 (seratus) unit. |
3) |
Memiliki tempat yang layak sebagai stokis dengan pembagian tempat khusus untuk : pelayanan member, administrasi stokis, penyimpanan produk, dan melakukan presentasi dengan kapasitas minimal 20 (dua puluh) orang serta tidak menjadi satu dengan usaha/kegiatan lain. |
4) |
Lokasi tempat harus strategis dan mudah dicapai. |
5) |
Mempunyai fasilitas computer dan printer, telepon, fax serta sambungan internet berikut alamat email khusus Stokis. Nomor telepon dan nomor fax harus dipisah/berbeda (tidak boleh menjadi satu). Pada saat diajukan fasilitas tersebut yaitu nomor telepon, nomor fax, sambungan internet serta alamat email harus dicantumkan dan semuanya sudah bisa langsung digunakan. |
6) |
Memiliki pegawai/karyawan minimal 2 orang yang berkualifikasi untuk menjalankan operasional dan administrasi Stokis sehari-hari. |
| |
|
|
7) |
Jumlah deposit adalah sebagai berikut: |
| |
| a. Agency Stockist untuk : |
i. |
Wilayah Indonesia Bagian Barat |
| |
Rp. 33.000.000,- |
senilai Propolis = 45 lot, |
| |
|
HGH = 15 lot |
ii. |
Wilayah Indonesia Bagian Timur dan Tengah |
|
Rp. 55.000.000,- |
senilai Propolis = 65 lot, |
| |
HGH = 35 lot |
b. State Stockist untuk Wilayah Indonesia Bagian
Barat |
| |
Rp. 99.000.000,- |
senilai Propolis = 135 lot, |
| |
|
HGH = 45 lot |
| c. State Stockist untuk Wilayah Indonesia Timur dan |
| |
Tengah mulai dari: |
| |
Rp. 99.000.000,- |
(senilai Propolis = 135 lot, |
| |
HGH = 45 lot) sampai dengan |
| |
Rp. 165.000.000,- |
| |
(senilai Propolis = 215 lot, HGH = 85 lot). |
| |
Berlaku terhitung mulai tanggal 1 November 2009. |
| |
|
|
8) |
Apabila omset harian melebihi 30% dari stok produk maka Stokis diharapkan untuk menambah stok produk. |
| |
|
| |
Pengajuan pendirian stokis dengan menyerahkan surat permohonan yang dilampiri: |
| |
|
Fotokopi KTP dan Kartu Anggota |
|
Print out minimal 100 titik/jaringan |
|
Foto bangunan (bagian dalam dan bagian luar) diberi keterangan luas ruangan dan bangunan |
|
Denah calon Stokis (denah ruang bangunan dan denah dengan lokasi sekitar) |
|
Fotokopi Sertifikat Hak Milik dan/ atau salinan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan jika bangunan milik sendiri, apabila status bangunan bukan milik sendiri/ menyewa maka wajib menyertakan Surat Perjanjian Sewa dengan Pemilik Bangunan. |
|
Surat referensi Leader dan surat pernyataan calok pemilik stokis (format dapat diperoleh di Bagian Legal PT. MNI) |
|